Cara Budidaya Ulat Jerman Yang Benar

Cara Budidaya Ulat Jerman Yang Benar - Ulat jerman dikenal dengan nama superworm. Jenis ulat ini banyak dibudidaya dan digunakan untuk pakan burung. Terutama untuk jenis burung kicau, karena bisa membuat suaranya semakin gacor. Dibadingkan dengan ulat hongkong, jenis ulat ini memiliki ukuran yang lebih besar. Tingkat kandungan gizinya pun lebih tinggi. Lebih aman dikonsumsi dan baik untuk kesehatan burung anda.

Budidaya ulat pakan ini semakin popular di indonesia, karena memberikan keuntungan besar. Bahkan lebih banyak dibandingkan ulat hongkong. Banyak yang berpikir, budidaya ulat, jual ulat jerman hidup. Padahal sangat mudah, modal yang dibutuhkan pun tidak besar. Supaya lebih jelas, kita akan membahas semuanya dibawah ini.

Teknik budidaya ulat jerman






jualulatjerman.com
Ada beberapa langkah yang harus anda lakukan untuk budi daya ulat jerman ini. Setiap harinya hanya butuh waktu 1-2 jam saja.

1. Membuat tempat untuk budidaya ulat jerman
Hal pertama yang harus disiapkan adalah tempat untuk budidayanya. Tempat ini akan digunakan ulat untuk bertelur dan melakukan kembangbiak. Anda hanya butuh kotak yang berukuran 60x40 cm saja. Ukuran ini bisa menampung sekitar 250 ulat. Ukuran tempatnya, harus disesuaikan dengan jumlah ulat yang akan dibudidayakan. Jangan sampai terlalu padat, karena akan menganggu kembangbiaknya. Ulat juga bisa memakan ulat lainnya, yang lemah dan tidak aktif. Jangan lupa menyediakan kotak yang kecil, untuk tempat bertelur.

2. Persiapan media ulat dan media kumbang
Ada juga harus menyediakan media ulat jerman dan media kumbangnya. Media ini menggunakan polard gandum. Kalau sulit mencarinya, bisa memakai dedak halus dicampur dengan polard 311. Sebelum dicampurkan polard harus disaring terlebih dahulu. Supaya lebih halus. Penggunaan polard ini, mampu mengendalikan hama yang mengganggu. Seperti ulat kecil, kepik dan lainnya. Hama ini bisa memakai anakan kumbang.

3. Pemberian minum dan pakan
Untuk membuat budidaya ulat ini sukses, anda harus memberikan minum dan pakan. Pastikan takarannya tepat. Pemberian pakan, dilakukan 2 kali dalam sehari. Pastikan pemberian ini harus tepat. Jangan berlebihan atau kurang, karena akan membuat ulat mati. Pagi hari diberikan sekitar pukul 09.00 - 10.00 dan malam hari sekitar pukul 19.00-20.00. Selain itu pastikan pakan tidak terlalu basah, karena akan membuat kotaknya berjamur dan lembab. Ini akan mengganggu kesehatan dari ulatnya.

Pakannya menggunakan ampas tahu yang dikeringkan. Campurkan dengan polard, dengan perbandingan 1:!. Tambahkan juga molase. Alternatif lainnya bisa memakai em4 dan gula. Bisa memakai gula jawa atau gula pasir. Em4 dicampurkan dengan air terlebih dahulu, lalu direbus. Baru tambahkan gula. Tunggu sampai kering, dan jangan sampai mengepal. Karena ulat tidak mau memakannya. Untuk minumanya, bisa memakai sari dari sayuran atau buah.

4. menjaga kotak dan sirkulasi udara
Teknik yang terakhir adalah menjaga kotak tempat tinggal dan sirkulasi udaranya. Anda harus memastikan kalau kotak tersebut, terhindar dari tikus dan cicak. Untuk melindunginya, anda bisa melapisi dengan jaring tipis. Dibagian bawahnya pun bisa dilapisi oli atau air. Ini akan membuat sirkulasi udara di kotak tersebut tetap terjaga dengan baik dan tidak panas. Suhu yang tepat, sekitar 27-29 derajat celcius.

Bagaimana? Mudah bukan? Tidak butuh alat yang rumit dan waktu yang lama. Yang penting anda harus memastikan perlindungan dari hama dan pakannya. Ini akan membuat ulat jerman tumbuh dengan baik. Kalau hasilnya bagus, sekali panen bisa menghasilkan puluhan juta. Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat.

Deskripsi: ulat jerman sangat mudah dibudidayakan, ini bisa menjadi bisnis yang menguntungkan buat anda karena banyak orang yang membutuhkannya.

Disclaimer: Gambar, dan artikel yang ada di web ini semua berasal dari DOKUMENTASI PRIBADI. Jika Anda ingin mengunduh gambar tersebut harap hubungi kami terlebih dahulu
Disqus Comments